Bongkar Rahasia! Cara Menghitung Harga Pokok Tarif Rumah Sakit yang Sering Terlupakan

1. Apa Itu Harga Pokok Tarif?

Bila kita dapat mengetahui harga pokok di awal, maka kita juga bisa menentukan besaran margin dengan lebih bijak. Tentunya penentuan margin ini masih akan dihitung kembali dengan perkiraan volume penjualan untuk mencapai target bisnis tertentu

2. Komponen pada Harga Pokok Tarif

A. Biaya Langsung:

B. Biaya Tidak Langsung (Overhead):

3. Studi Kasus Perhitungan Harga Pokok Tarif

Studi Kasus 1 : Harga Pokok Tarif Sederhana

Pada studi kasus sederhana, harga pokok tarif dapat diketahui dengan membuat rincian atas biaya langsung pada tarif tersebut. Dan biasanya, tarif sederhana ini hanya terdiri dari sedikit biaya langsung saja. Sehingga kita sangat mudah dalam menghitungnya.

Misalnya, tarif pemeriksaan dokter sebagai contohnya. Suatu klinik memiliki kesepakatan dengan dokter yang sedang praktek, yaitu dokter mendapatkan jasa layanan pemeriksaan pasien sebesar Rp 100.000,-. maka harga pokok tarif layanan pemeriksaan dokter adalah Rp 100.000,-.

Kemudian klinik tersebut menambahkan margin dari layanan pemeriksaan dokter tersebut sebesar 35%. Maka nilai margin yang diperoleh adalah Rp 35.000,-. Sehingga tarif layanan pemeriksaan dokter yang dikenakan kepada pasien adalah

Harga pokok tarif + margin = tarif layanan
Rp 100.000 + Rp 35.000 = Rp 135.000,-

Studi Kasus 2 : Harga Pokok Tarif Multi Biaya

Pada kasus harga pokok tarif multi biaya ini mirip dengan biaya dasar tarif sederhana, namun perbedaanya adalah komponen biayanya lebih banyak. Beberapa contoh tarif multi biaya adalah tarif tindakan medis non operatif, tarif tindakan medis operatif, dan tarif laboratorium.

Kita coba bahas dengan contohnya. Misalnya sebuah rumah sakit ingin menentukan tarif tindakan medis non operatif yaitu tindakan jahit luka. Kita perlu merincikan terlebih dulu biaya yang dikeluarkan saat terjadi tindakan jahit luka.

Rincian biaya dasar tarif tindakan jahit luka :

  1. Biaya bahan medis habis pakai (BMHP) sudah termasuk benang, kasa steril, kapas steril, povidone iodine, dll : Rp 50.000,-
  2. Biaya sewa alat medis : Rp 15.000,-
  3. Biaya jasa medis : Rp 125.000,-
  4. Biaya jasa perawat : Rp 30.000,-

Kita mendapatkan total biaya dasar tarif tindakan jahit luka adalah Rp 220.000,-. Dari biaya ini, rumah sakit menentukan margin yang diperoleh dari tindakan medis ini adalah 35% yaitu senilai Rp 77.000,-. Sehingga dari sini ditentukan bahwa tarif tindakan jahit luka yang dikenakan kepada pasien adalah

Biaya dasar tarif + margin = tarif layanan
Rp 220.000 + Rp 77.000 = Rp 297.000,-

Studi Kasus 3 : Harga Pokok Tarif Paket

Pada studi kasus tarif paket, pendekatan penentuan harga pokok tarif dilakukan dengan cara menggabungkan beberapa komponen layanan kesehatan ke dalam satu paket yang utuh. Paket ini umumnya digunakan untuk layanan-layanan yang terdiri dari rangkaian tindakan atau penggunaan sumber daya secara menyeluruh, seperti paket persalinan, paket operasi, atau paket rawat inap.

Tarif paket memiliki karakteristik khusus karena menyederhanakan komponen biaya yang kompleks menjadi satu harga yang lebih mudah dipahami pasien, namun tetap harus memperhitungkan seluruh biaya langsung dan tidak langsung yang relevan. Hal ini menjadikan tarif paket sebagai salah satu bentuk harga pokok tarif yang strategis dalam pengelolaan keuangan rumah sakit maupun dalam penyusunan strategi pemasaran layanan.

Mari kita bahas dengan satu contoh konkret, yaitu:

Sebuah rumah sakit ingin menyusun tarif paket persalinan normal untuk pasien umum. Rumah sakit ingin menyederhanakan proses administrasi dan memberikan transparansi harga bagi pasien, sekaligus tetap menjaga keuntungan rumah sakit.

Rincian Biaya Dasar Tarif Paket Persalinan Normal

Komponen BiayaNilai (Rp)
Bahan Medis Habis Pakai (BMHP)200.000
Obat-obatan (pra dan pasca persalinan)150.000
Biaya Sewa Ruang Bersalin300.000
Biaya Tenaga Medis (dokter, bidan, perawat)500.000
Biaya Laboratorium (pemeriksaan dasar)100.000
Biaya Administrasi dan Pendukung50.000
Total Biaya DasarRp 1.300.000

Rumah sakit kemudian ingin menetapkan margin keuntungan sebesar 25% dari total biaya dasar, sebagai bagian dari strategi finansial yang kompetitif.

Perhitungan Margin dan Tarif Paket

  • Margin 25% dari Rp 1.300.000 = Rp 325.000
  • Tarif layanan paket persalinan normal = Rp 1.300.000 + Rp 325.000 = Rp 1.625.000

Tarif ini kemudian ditetapkan sebagai tarif paket persalinan normal yang berlaku di rumah sakit, mencakup seluruh biaya layanan medis dari awal hingga pasien diperbolehkan pulang, tanpa tambahan biaya tersembunyi.

Menentukan harga pokok tarif adalah fondasi penting dalam pengelolaan keuangan rumah sakit. Dengan mengetahui berapa biaya dasar setiap layanan, manajemen bisa menyusun tarif yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Mulailah dengan satu layanan hari ini. Kecil, tapi berdampak besar ke masa depan institusi Anda.

Bila Anda ingin berkonsultasi dengan kami untuk mendiskusikan perencanaan tarif rumah sakit yang tepat. Silahkan menghubungi whatsapp kami